Menelusuri AAMI Park: Stadion Termegah Saksi Bersejarah Piala AFC di Melbourne

Suasana sore hari di samping megahnya The AAMI Park

Travelling memang jadi salah satu kegiatan wajib di samping rutinitas kerja sehari-hari. Apalagi bagi kamu yang hanya memiliki hitungan hari dalam satu tahun untuk pergi menikmati indahnya suatu tempat. Tak melulu berkunjung ke berbagai macam destinasi wisata yang ada di Indonesia, pilihan yang tepat jika pergi ke luar negeri, Australia contohnya.

Bersyukur sekali bulan April 2019 lalu, musim gugur di Australia kala itu, saya mengikuti kegiatan training bagi para pendiri startup, manager, praktisi bisnis, dan perwakilan pemerintah. Program ini diselenggarakan oleh Australia Awards Indonesia (AAI) melalui program Short Term Awards – Startup Ecosystem. Untuk informasi lengkap mengenai berbagai macam program yang diselenggarakan bisa langsung kunjungi aja situs AAI di australiaawardsindonesia.org

Kunjungan ke Australia ini berlangsung selama 2 minggu dengan agenda visitasi ke berbagai macam tempat pemerintahan, universitas, pusat bisnis, dan tentunya destinasi wisata yang ada di sana. Keberadaan waktu yang cukup relatif singkat dan padatnya aktifitas di program ini, tak jarang saya menyempatkan waktu untuk menikmati keindahan spot-spot menarik yang ada di Australia. Salah satunya ada satu cerita unik ketika saya mengunjungi The AAMI Park yang berlokasi di Melbourne.

Ibarat Bandung-nya Indonesia, Melbourne menjadi salah satu kota padat penduduk dan multikultural yang tak kalah keren nuansa metropolitannya. Dikelilingi oleh  kampus-kampus ternama dunia seperti RMIT, University of Melbourne, dan Monash University, Melbourne menjadi salah satu tujuan menarik untuk belajar sekaligus jalan-jalan. Selain pergi ke Stasiun Flinders Street dan juga menelusuri outdoor green area yang sangat luas di Royal Botanic Garden Victoria, saya sangat terkesima manakala pergi ke salah salah satu stadion terbesar di Melbourne.

Dialah Stadion Rectangular Melbourne atau secara komersial lebih dikenal dengan nama The AAMI Park. Kata AAMI sendiri diambil dari nama perusahaan asuransi AAMI (Australian Associated Motor Insurers Limited) yang mana juga bertindak sebagai sponsor dalam pembangunan proyek stadion rectangular ini bersama pemerintah Victoria. Di kompleks AAMI Park juga ada MCG (Melbourne Cricket Ground) yang sudah berdiri lebih awal sejak 1853.

Untuk akses ke AAMI Park ini terletak di Olympic Boulevard yang pada dasarnya cukup terjangkau bila kamu berjalan kaki singkat dari stasiun kereta Richmond dan halte trem yang berlokasi tepat di depannya. Sore itu ketika saya bersama kawan dari AAI berkunjung ke AAMI Park ini dengan berjalan kaki. Jalanan memang sedikit sepi di sekitar area stadion, cuaca pun mulai dingin kala menjelang malam. Namun ketika memasuki area the AAMI Park ini, nampak ribuan orang mulai antre tak sabar menunggu pertandingan.

Menarik sekali kala itu saya bersama rombongan AAI mampir sebentar di salah satu spot center di sebelah pintu masuk dekat AAMI Park stadion di mana banyak para atlet melakukan training, lengkap pula ada toko olahraga, dan museum olahraga mini yang di dalamnya. AAMI Park yang mulai dibuka sejak 2010 silam ini faktanya mampu menampung lebih dari 30.000 pengunjung, yang mana menjadi saksi bersejarah Piala AFC 2015 pula waktu itu.

Bagi saya, ini merupakan pengalaman pertama kali  bisa berkesempatan menyaksikan langsung pertandingan dari salah satu stadion termegah yang ada di Australia. Sore menjelang malam pertandingan sudah akan dimulai waktu itu. Bersama rombongan AAI, kami sudah lengkap dengan tiket masing – masing. Nampak terlihat jelas ribuan orang berbaris tertib untuk pengecekan tiket oleh petugas stadion.

Seketika masuk stadion benar-benar terkesima dengan besar dan luasnya stadion ini. Semarak pengunjung yang mulai memadati tribun-tribun melengkapi suasana pertandingan dalam stadion ini sore itu dengan kostum supporter tim masing-masing. Menariknya, sambil menghabiskan keseruan melihat pertandingan di dalam, pengunjung juga bisa memanfaatkan beberapa fasilitas yang bervariasi seperti ruang makan yang berkapasitas 1000 orang, 14 bar, pusat pelatihan elite, pusat fitness/gym, sewa kantor, dan sejenisnya ada di area AAMI Park ini.

Tak terasa hampir 2 jam sudah berlalu, dengan suasana cuaca Melbourne waktu itu sangat dingin dan berangin, pertandingan telah usai. Sebelum pulang ke hotel, kami memutuskan untuk mampir sejenak menikmati sudut-sudut food court yang ada di stadion sambil berjalan-jalan menelusuri tiap sudut di stadion ini. Kami melihat banyak orang berjualan dan berolahraga di lapangan hijau.

The AAMI Park meninggalkan kesan tersendiri bagi saya sebagai penggemar olahraga dan budaya Australia. Dengan lokasinya yang sangat strategis berada di area CBD Kota Melbourne membuat stadion rectangular ini sangatlah mudah diakses menggunakan berbagai macam jenis transportasi . Tak lupa, spot foto-foto juga masih banyak kok yang bagus dan instagrammable. Jadi, buat kamu yang saat ini sedang di Melbourne atau berencana kesini, jangan lupa untuk singgah dan menelusuri The AAMI Park. Selamat menikmati indahnya AAMI Park di kota cantik ini. (jg)

  • Artikel kiriman dari kontributor.
  • Mau share juga pengalaman kamu jalan-jalan di Australia? Kirim saja email ke kami: info@ostrali.com.

Leave a Reply

Related

Pintu masuk Taronga Zoo Bila kita mendengar nama Australia, pastinya langsung terpikir hewan-hewan asli Australia…

Read more

Rottnest Island merupakan pulau berpantai indah yang menjadi destinasi wisata populer di Australia Barat. Negara…

Read more

Canberra, kota yang menurut World Population Review di tahun 2020 ini memiliki jumlah populasi sebesar 457.000,…

Read more

Mau share info wisata di Australia?

About

Ostrali.com merupakan website informasi serta berbagi pengalaman wisata di Australia.

Kata Ostrali sendiri merupakan bahasa pengucapan kata Australia bagi orang Indonesia. Ostrali.com; website tentang Australia khusus untuk orang Indonesia.

Navigation